Apakah Pesantren UBKplus adalah lembaga pendidikan setara dengan SMP?


Jawab ;
Benar pada periode thn 2016 ini UBKplus menyelenggarakan pendidikan setara SMP, Insya Allah ditahun ketiga nanti akan diselenggarakan pendidikan santri setara SMA.

Apakah anak kami mendapatkan ijazah nasional?


Jawab ;
Santri tetap mengikuti ujian nasional, Pesantren akan mendatangkan guru untuk mata pelajaran yang diujikan dan akan diberi slot waktu belajar seperti layaknya system Home Schooling. Maka selain mendapatkan ijazah dari pesantren, santri juga dipastikan mendapatkan ijazah nasional.

Bagaimana mendapatkan beasiswa penuh dari UBKplus?


Jawab ;
Calon santri yang berhak mendapatkan beasiswa (sesuai kuota yang ditetapkan) adalah mereka yang memiliki kriteria sebagai berikut :

  1. Dhuafa
  2. Hasil test ; "Istimewa"
  3. Hafalan yang dimiliki ; "Istimewa"

Adakah hak libur santri sehingga kami (orangtua) dapat membawanya pulang ke rumah ?

 

Jawab ;
UBKplus memiliki dua jenis liburan :

Libur lunak ; Jumat ke 1, 2, dan 3
Pada hari tersebut santri tetap berada di pesantren namun tidak diselenggarakan kegiatan-belajar mengajar, kecuali sesi tahfizh tilawah yang dilaksanakan bada tahajud, bada subuh, dan bada isya. Pada hari tersebut UBKplus menyelenggarakan sesi refresh sesuai dengan pilihan santri yang berhak (1 santri berhak menentukan jenis kegiatannya salah satu dari ; Tracking, Memanah, Sepak Bola, Polo Air, Nobar, Wargame, One Destination, & terus diperbanyak pilihannya).

Libur Keras ; Jumat ke 4
Pada hari tersebut santri boleh dibawa pulang, dan diantar ke pesantren pada minggu ashar.

 

Kenapa tidak hanya fokus ke tahfizhul Quran saja?

Kami berikhtiar semaksimal mungkin - seperti ulama-ulama penghafal Al-Quran pendahulu yang sekaligus tampil sebagai ilmuwan (multi talent )- kami yakin santri-santri kami mampu untuk mulia di Akherat dengan menghafal Quran dan sekaligus dapat mulia di dunia dengan bisnis dan dakwah. Maka dengan memohon pertolongan Allah Ta’ala kami juga memberikan pelajaran IT dan Kemandirian.

 

Kenapa IT ?

Bidang Informasi Teknologi dipilih menjadi program pesantren dengan beberapa alasan berikut :

  1. Dakwah pada saat ini harus aktual, faktual dan kontekstual sehingga dakwah dapat menjadi solusi bagi setiap problematika kehidupan manusia.( Awaluddin Pimay,2007:xi) Aktual berarti memecahkan masalah kekinian yang sedang hangat di masyarakat. Faktual dalam arti konkrit dan nyata serta kontekstual dalam arti relevan dan menyangkut problematika yang yang sedang dihadapi masyarakat. Seiring pesatnya teknologi komunikasi dan informatika, pemanfaatan teknologi berbasis ICT( information and communication technology ) atau TIK ( teknologi informasi dan komunikasi ) sebagai media dakwah merupakan suatu keniscayaan.

  2. Teknologi informasi adalah ilmu dan alat untuk menginformasikan (to Inform), untuk mendidik (to educate), untuk menghibur (to entertain) dan untuk mempengaruhi (to influence). Dalam kepentingan dakwah IT berperan sebagai media dakwah dengan misi utamanya yaitu upaya mengajak atau menyeru (to invite/ to propagate).

  3. Segala bentuk kemajuan teknologi informasi itu adalah bagian dari karunai Allah SWTyang wajib disyukuri dengan cara menguasai dan menggunakannya untuk kemajuan dakwah menciptakan khairu ummah. Agar jangan sampai multimedia komunikasi dan informasi itu dikuasai dan dan didominasi oleh manusia yang berorientasi pada kesenangan hidup dan kesenangan hawa nafsu dengan dorongan materialisme, kapitalisme, hedonisme yang jelas bertentangan dengan Islam.

 
  1. Oleh karena itu, dakwah melalui multimedia berbasis teknollogi informasi dan komunikasi menjadi kebutuhan mutlak yang tidak bisa ditawar lagi. Sudah saatnya para pegiat dakwah mengejar ketertinggalannya dalam konteks pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk berdakwah dengan standar minimal menjadi pengguna (user).

 
  1. Dunia di masa depan masih bergantung diwarnai oleh teknologi informasi, maka penguasaan pengetahuan di bidang IT merupakan tiket untuk memiliki akses dan berkontribusi di nyaris segala bidang. Dengan demikian peluang para santri kelak untuk bermanfaat bagi manusia lain dapat lebih terbuka lebar.